Gatak lamat merupakan sebuah dusun di wilayah desa pucungrejo. Dusun ini berbatasan dengan dusun karangwatu di sebelah barat dan dusun gatak nepen di sebelah selatan yang merupakan wilayah desa gunungpring.

Karakteristik masyarakat dusun gatak lamat yang heterogin dengan berbagai keyakinan agama dan mata pencaharian memiliki potensi yang luar biasa di bidang home industry. Potensi tersebut layak untuk dikembangkan dan didukung perkembangannya.

Mungkin anda pernah mendengar atau pernah merasakan yang namanya yangko. Yangko Gatak lamat memiliki rasa khas yang tidak ada di daerah lain. Rasanya lembut dengan tekstur yang halus dan aroma yang khas. Dibentuk segi empat dan berlapis.

Proses pembuatanya memakan waktu yang lama. Mulai dari pemilihan bahan baku sampai pengolahan. Menurut bu Munjiah pengolahan harus dilakukan dengan sempurna terutama saat pemanasan dan proses nguleni, suhu api harus mencapai suhu tertentu sehingga keluketan jenang ketannya dapat dicapai sesuai dengan yang di inginkan.

Menurut munjiah untuk mencapai rasa yang khas diperlukan ketan dengan jenis tertentu dan jenis gula yang sudah ditentukan sesuai standar mutu yang sudah ditentukan secara turun temurun, sehingga citarasa khas Gatak Lamat tercapai.
Pemasaran Yangko khas gatak Lamat awal mula hanya dititpkan di toko oleh-oleh tape ketan.tetapi saat ini sudah mulai merambah keluar kota seperti Magelang, Sleman dan Yogyakarta.

Menurut Munjiah produksinya sudah terdaftar di dinas perindustrian dan proses produksinya sudah ditinjau dinas perindustrian Kabupaten Magelang dan sudah mengantongi sertifikat terdaftar. (Jimt)