Dusun Semaken dilihat dari geografi Desa Pucungrejo Muntilan adalah Dusun yang letaknya paling selatan dan berbatasan dengan Desa Keji  dan Desa Gunungpring.Dengan 60­alah wilayah pemukiman dan 40­alah persawahan subur.

Dengan kondisi masyarakat yang heterogen,banyak anggota masyarakat bekerja sebagai petani,buruh,pedagang,penyediajasa,pns dan aktifitas lainnya.Namun disetiap acara Dusun mereka dapat membaur satu sama lain dan tetap terjaga kerukunan dan persatuan.

Untuk lebih mempererat kerukunan warga sejak dahulu tokoh-tokoh yang ada di dusun Semaken membuat sebuah kegiatan yang bisa diterima semua warga yaitu kesenian mulai seni Kobro Siswo di era tahun 1960 an sampai tahun 1970 an,dan setelah itu seni Jathilan.

Pada tahun 1983 berdirilah kesenian “BRONTO LARAS” dan sampai sekarang masih exis.Pada saat ini penggiat kesenian Jathilan “BRONTO LARAS” sudah memasuki generasi ke lima.Beranggotakan 60 orang dan dipimpin oleh  Yusuf Farida.

Kesenian Jathilan “BRONTU LARAS “rata-rata dalam setahunnya pentas sebanyak 10 kali,dan pernah pentas di kabupaten Sragen,Kota Yogyakarta,Sleman,dan Kulon Progo.Yang paling membanggakan adalah pernah meraih Juara Favorit kategori penonton terbanyak pada Lomba Kesenian Tradisional se Kec.Muntilan tahun 1990.Hingga saat ini setiap pentas kesenian Jathilan “BRONTO LARAS” tidak pernah sepi dari penonton

Dengan kesenian Jathilan “BRONTO LARAS” membina kerukunan dan melestarikan budaya adiluhung nenek moyang kita agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,itulah harapan tokoh dan semua lapisan masyarakat dusun Semaken.

Bagi anda yang berkeinginan untuk mengundang pentas kesenian Jathilan “BRONTO LARAS” bisa menghubungi di nomor Hp 087834214148.Tarif sekali pentas Rp.3.000.000,00 dengan fasilitas sound syistem dan transportasi.(RM)